Kapolda Sumsel : Muliakan Profesi Kepolisian dengan Pengabdian Nyata

Hukum, News54 Dilihat

Palembang – Kapolda Sumatera Selatan, Irjen Pol Sandi Nugroho, menegaskan bahwa kehormatan profesi kepolisian hanya dapat dijaga melalui pengabdian yang tulus, kerja nyata, dan kehadiran polisi yang benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat, bukan sekadar pencitraan.

Pesan tersebut disampaikan Kapolda saat memimpin apel pagi personel Polda Sumsel di Lapangan Mapolda Sumsel, Senin (9/3/2026). Kegiatan ini dihadiri Wakapolda Sumsel, Irwasda, para pejabat utama, serta seluruh personel Polda Sumatera Selatan.

Dalam arahannya, Kapolda menyampaikan apresiasi kepada seluruh jajaran atas dedikasi dan kerja sama yang telah ditunjukkan dalam mendukung berbagai agenda institusi yang berjalan aman, tertib, dan lancar. Menurutnya, capaian tersebut menunjukkan soliditas dan kesiapan personel Polda Sumsel dalam menjalankan tugas pelayanan kepada masyarakat.

Namun demikian, Kapolda mengingatkan bahwa keberhasilan tersebut tidak boleh membuat seluruh jajaran cepat berpuas diri. Ia menekankan pentingnya menjaga konsistensi kinerja serta terus memperbaiki kekurangan yang masih ada melalui semangat kebersamaan dan kolaborasi.

“Yang sudah baik agar dijaga dan dipertahankan, sedangkan yang belum baik mari kita tingkatkan bersama. Tanpa kerja sama dan kolaborasi yang baik, tugas tidak akan berjalan maksimal,” ujar Kapolda.

Lebih jauh, Kapolda menegaskan bahwa tugas kepolisian bukan sekadar rutinitas harian. Setiap pekerjaan yang dilakukan dengan sungguh-sungguh, menurutnya, merupakan bagian dari upaya menjaga kehormatan sekaligus memuliakan profesi kepolisian.

“Pekerjaan yang kita lakukan setiap hari bukan hanya untuk menyelesaikan tugas rutin, tetapi juga bagian dari memuliakan profesi kepolisian. Kalau bukan kita yang menjaga kemuliaan profesi ini, siapa lagi,” katanya.

Kapolda juga mengingatkan bahwa kerja yang baik, disiplin, dan penuh tanggung jawab tidak sepatutnya dipandang sebagai pencitraan. Justru hal tersebut merupakan bentuk pengabdian dan tanggung jawab moral setiap anggota Polri dalam menjaga amanah institusi serta melayani masyarakat.

Menurutnya, profesi kepolisian akan tetap mulia apabila dijaga dengan integritas, ketulusan, dan kerja nyata yang konsisten. Karena itu, ia mengajak seluruh personel, baik anggota Polri maupun ASN di lingkungan Polda Sumsel, untuk bekerja dengan hati dan menjadikan pengabdian sebagai landasan utama dalam setiap pelaksanaan tugas.

Selain menekankan pentingnya integritas dan etos kerja, Kapolda juga menyoroti pentingnya akuntabilitas publik di era keterbukaan informasi. Ia menilai kerja-kerja kepolisian yang dilakukan setiap hari harus dapat dibuktikan dan dikomunikasikan secara baik kepada masyarakat, termasuk melalui platform digital institusi.

“Ketika publik bertanya apakah polisi benar bekerja setiap hari, maka kita harus mampu menunjukkan buktinya. Polisi tidak hanya bekerja dengan baik di lapangan, tetapi juga harus mampu menyampaikan kerja-kerja baik tersebut secara transparan di ruang digital,” tegasnya.

Menurut Kapolda, keterbukaan dalam menunjukkan kerja nyata menjadi bagian penting dalam membangun dan merawat kepercayaan publik terhadap institusi Polri.

Melalui apel pagi tersebut, Kapolda berharap seluruh personel Polda Sumsel semakin memahami bahwa memuliakan profesi kepolisian dimulai dari tugas-tugas sehari-hari yang dijalankan dengan jujur, disiplin, dan penuh tanggung jawab. Pada akhirnya, kehormatan profesi Polri akan tetap terjaga ketika masyarakat benar-benar merasakan kehadiran polisi sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan yang bekerja dengan tulus.