Wakapolda Sumsel Tegaskan Polri Humanis dan Responsif di Bulan Ramadhan

News50 Dilihat

 

PRABUMULIH – Penguatan stabilitas keamanan di bulan suci Ramadhan menjadi prioritas jajaran Polda Sumsel. Wakapolda Sumsel, Rony Samtana, memimpin langsung kegiatan Safari Ramadhan di Masjid Baiturrahman, Kota Prabumulih, Selasa (3/3/2026).

Kegiatan ini tidak hanya menjadi agenda silaturahmi, tetapi juga strategi preventif dalam memperkuat koordinasi lintas sektoral guna menjaga situasi kamtibmas tetap kondusif selama Ramadhan.

Wakapolda Sumsel disambut Wali Kota Prabumulih H. Arlan, Kapolres Prabumulih, serta unsur Forkopimda setempat. Momentum tersebut dimanfaatkan untuk menyelaraskan langkah pengamanan berbasis kemitraan antara Polri, pemerintah daerah, dan tokoh agama.

Dalam arahannya, Wakapolda menegaskan bahwa stabilitas tidak hanya lahir dari penegakan hukum, tetapi dari hubungan emosional yang kuat antara aparat dan masyarakat.

“Safari Ramadhan ini adalah manifestasi kehadiran Polri di tengah masyarakat. Kami memastikan Polri tidak hanya hadir sebagai penjaga keamanan, tetapi juga sebagai mitra sosial yang responsif terhadap kebutuhan warga,” tegas Brigjen Pol Rony Samtana.

Ia menginstruksikan seluruh jajaran untuk mengedepankan pendekatan humanis, dialogis, dan preventif dalam menjaga kondusivitas wilayah.

Sebagai bentuk kepedulian institusi, Wakapolda Sumsel menyerahkan bantuan sosial kepada penggali kubur, pemandi jenazah, serta anak-anak panti asuhan.

Selain itu, diserahkan bantuan pembangunan Masjid Baiturrahman berupa granit dinding dan plafon tempat wudhu yang merupakan amanat langsung dari Sandi Nugroho, Kapolda Sumsel.

Langkah tersebut mempertegas komitmen Polri dalam mendukung aktivitas keagamaan sekaligus memperkuat ketahanan sosial masyarakat.

Kegiatan yang turut dihadiri Dir Binmas Polda Sumsel Kombes Pol Hari Purnomo dan jajaran pejabat utama ini memperlihatkan soliditas vertikal di Sumatera Selatan.

Kabid Humas Polda Sumsel Kombes Pol Nandang Mu’min Wijaya, S.I.K., M.H., menegaskan bahwa Safari Ramadhan menjadi bagian dari langkah preemtif Polri.

“Polda Sumsel terus menghadirkan rasa aman melalui pendekatan preventif dan kemitraan sosial. Kehadiran pimpinan di lapangan memperkuat kepercayaan publik dan memastikan stabilitas daerah tetap terjaga,” ujarnya.

Penguatan komunikasi dan kolaborasi tersebut diharapkan mampu memitigasi potensi gangguan kamtibmas sejak dini serta mendukung iklim pembangunan yang kondusif di Sumatera Selatan.