Terduga Penembak Dibekuk di Kos Palembang, Peluru dan Sabu Diamankan

Hukum, News81 Dilihat

PALEMBANG – Tim Opsnal Unit 5 Subdit 3 Jatanras Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Sumsel menangkap seorang pria berinisial R.O., terduga pelaku penganiayaan berat yang disertai penembakan.

Tersangka ditangkap dalam operasi penggerebekan di sebuah kamar kos di kawasan Siring Agung, Kecamatan Ilir Barat I, Kota Palembang.

Penangkapan tersebut dilakukan berdasarkan Laporan Polisi Nomor LP/B/302/II/2026/SPKT/POLDA/SUMSEL tertanggal 25 Februari 2026 yang melaporkan dugaan tindak pidana penganiayaan berat disertai penggunaan senjata api.

Tim Jatanras Polda Sumsel bergerak setelah melakukan pelacakan intensif terhadap keberadaan tersangka.

Operasi penangkapan melibatkan dukungan personel Polres Musi Banyuasin serta Tim Teknologi Informasi Polda Sumsel yang membantu proses penelusuran lokasi.

Setelah memastikan keberadaan tersangka, petugas langsung menggerebek kamar nomor B2 di Kusuma Kost, Lorong Al Ikhsan, Siring Agung. Tersangka berhasil diamankan tanpa perlawanan berarti.

Dari hasil penggeledahan terhadap tersangka dan kendaraan yang digunakannya, polisi menyita sejumlah barang bukti, antara lain:2 butir peluru kaliber 9 MM,1 klip kristal diduga narkotika jenis sabu,1 bilah pisau bergagang kayu,6 unit telepon seluler,1 unit mobil dan 1 unit sepeda motor,dokumen identitas serta STNK kendaraan

Seluruh barang bukti kini diamankan di Mapolda Sumsel untuk kepentingan penyidikan lebih lanjut.

Penyidik Ditreskrimum Polda Sumsel juga masih melakukan pengejaran terhadap satu terduga pelaku lain berinisial E. yang telah masuk dalam daftar pencarian orang.

Tim gabungan Polda Sumsel dan Polres Musi Banyuasin saat ini terus melakukan pengembangan untuk mengungkap seluruh rangkaian peristiwa.

Kabid Humas Polda Sumsel Nandang Mu’min Wijaya menegaskan bahwa pihaknya tidak akan memberi ruang bagi pelaku kejahatan bersenjata.

“Polda Sumatera Selatan bertindak cepat dan terukur. Tidak ada ruang bagi pelaku kejahatan bersenjata untuk bersembunyi di wilayah Sumatera Selatan,” ujarnya.

Ia juga mengimbau masyarakat untuk berperan aktif membantu kepolisian.

“Kami mengajak masyarakat yang memiliki informasi terkait keberadaan pelaku lain untuk segera melapor kepada aparat kepolisian,” tegasnya.

Keberhasilan operasi ini menunjukkan respons cepat aparat kepolisian dalam menangani kasus kekerasan bersenjata yang berpotensi mengganggu keamanan masyarakat.

Langkah penegakan hukum tersebut sekaligus memperkuat stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat di wilayah Sumatera Selatan.