Sinergitas Berbuah Penghargaan, Kapolres Musi Rawas Apresiasi Stakeholders Penanggulangan Karhutla

Hukum, News22 Dilihat

MUSI RAWAS – Upaya mencegah dan menanggulangi kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di Kabupaten Musi Rawas mendapat perhatian serius dari Polres Musi Rawas. Sinergi lintas instansi dinilai menjadi salah satu kunci dalam mengantisipasi meluasnya Karhutla, terutama di tengah kondisi kekeringan yang meningkatkan potensi terjadinya kebakaran.

 

Sebagai bentuk apresiasi atas kerja sama tersebut, Kapolres Musi Rawas AKBP Agung Adhitya Prananta, SH, SIK, MH, memberikan penghargaan kepada sejumlah personel dan instansi yang dinilai berkontribusi nyata dalam upaya pencegahan dan penanggulangan Karhutla di wilayah Kabupaten Musi Rawas.

 

Penghargaan diberikan kepada personel Polres Musi Rawas, Kodim 0406 Lubuk Linggau, Yonif TP 947 Pangeran Amin, BPBD Kabupaten Musi Rawas, Satpol PP dan Damkar Kabupaten Musi Rawas, APDESI Kabupaten Musi Rawas, serta BLUD UPT SPAM PUCK TRT Kabupaten Musi Rawas.

 

Penghargaan tersebut diserahkan langsung Kapolres Musi Rawas dalam Apel Pemberian Penghargaan yang digelar di halaman Mapolres Musi Rawas, Kecamatan Muara Beliti, Rabu (9/9/2026).

 

Kapolres Musi Rawas AKBP Agung Adhitya Prananta mengatakan, penghargaan tersebut merupakan bentuk apresiasi atas prestasi, dedikasi dan kontribusi nyata berbagai pihak dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, termasuk dalam penanganan Karhutla.

 

“Terjalinnya kerja sama dan kolaborasi dalam penanganan Karhutla, maupun bantuan air bersih kepada masyarakat terdampak kekeringan, serta dukungan teknis kepada Polres Musi Rawas dalam mendukung penegakan hukum,” kata Agung.

 

Menurutnya, penanganan Karhutla tidak dapat dilakukan oleh satu institusi saja. Dibutuhkan sinergi dan koordinasi yang kuat antara TNI, Polri, pemerintah daerah, pemadam kebakaran, BPBD, pemerintah desa hingga masyarakat.

 

Agung memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh pihak yang selama ini telah bersama-sama melakukan langkah pencegahan maupun penanggulangan Karhutla di Kabupaten Musi Rawas.

 

“Kemudian, selaku Kapolres Musi Rawas, memberikan apresiasi dan ucapan terima kasih atas kolaborasi dalam pencegahan dan mengatasi Karhutla kepada Kodim 0406 Lubuk Linggau, Yon TP 947 Pangeran Amin, BPBD Kabupaten Musi Rawas, Satpol PP dan Damkar Kabupaten Musi Rawas serta APDESI Kabupaten Musi Rawas,” ujarnya.

 

Tak hanya itu, dukungan dalam penyediaan air juga menjadi bagian penting dalam menghadapi ancaman Karhutla. BLUD UPT SPAM PUCK TRT Kabupaten Musi Rawas mendapat penghargaan karena dinilai berkontribusi dalam penyediaan air bersih bagi masyarakat yang terdampak kekeringan sekaligus mendukung kebutuhan suplai air dalam penanggulangan Karhutla.

 

“Penghargaan yang setinggi-tingginya diberikan terhadap dukungan kepada Polres Musi Rawas dalam menyediakan air bersih maupun suplai air untuk mengatasi Karhutla di Kabupaten Musi Rawas,” jelasnya.

 

Kapolres menegaskan, pencegahan Karhutla harus dilakukan secara berkelanjutan. Karena itu, seluruh stakeholder diminta terus memberikan edukasi dan imbauan kepada masyarakat agar tidak membuka atau membersihkan lahan dengan cara membakar.

 

“Seluruh instansi terkait atau stakeholders untuk terus mengedukasi dan mengimbau kepada masyarakat untuk tidak melakukan Karhutla atau perbuatan lain yang dapat menyebabkan Karhutla,” tegasnya.

 

Ia berharap berbagai upaya, ikhtiar dan kolaborasi yang telah dilakukan dapat menekan potensi terjadinya Karhutla, khususnya di Kabupaten Musi Rawas dan secara umum di wilayah Sumatera Selatan.

 

“Kita semua berharap dengan segala upaya, ikhtiar dan doa yang telah dilakukan, dapat mencegah terjadinya Karhutla di wilayah Sumsel ini, khususnya di Kabupaten Musi Rawas,” harap Agung.

 

### Apresiasi untuk Pengungkapan Kasus dan Kamtibmas

 

Selain penghargaan terkait penanggulangan Karhutla, Kapolres Musi Rawas juga memberikan penghargaan kepada sejumlah personel atas keberhasilan dalam pengungkapan kasus pembunuhan berencana di wilayah hukum Polsek BTS Ulu Cecar.

 

Penghargaan diberikan kepada AKP Fauzan Aziman, SH, Aipda Asri, SH, Aiptu Dandi Priyanto, Iptu Darwin, Aipda Barowi, Aipda Erwan Supriyadi, Aipda Sobirin, Aipda Muslim Arif, Aipda Aslim Halala, Brigpol Idrus Edi Usman dan Aipda Diantoni.

 

Mereka dinilai berhasil mengungkap kasus pembunuhan berencana yang dilakukan tersangka TW terhadap korban RH dengan cara memberikan racun yang dicampurkan ke dalam jamu kuat di SP 6, Desa Raksa Budi, Kecamatan BTS Ulu, Kabupaten Musi Rawas.

 

Keberhasilan pengungkapan secara cepat tersebut juga dinilai mampu meredam potensi aksi balas dendam dari pihak keluarga korban.

 

“Keberhasilan ini membuktikan profesionalisme, kerja keras dan komitmen total Polri, khususnya Polres Musi Rawas, dalam menegakkan keadilan,” ungkap Agung.

 

Penghargaan juga diberikan kepada personel Sat Binmas dan Sekretaris Desa Pedang, Yuliana Masdarna, atas prestasi meraih peringkat kedua sejajaran Polda Sumsel dalam perlombaan FKPM dan BKPM yang diselenggarakan Binmas Polda Sumsel tahun 2026.

 

Sementara itu, penghargaan di bidang teknologi diberikan kepada Sekretaris Dinas Kominfo Statistik Musi Rawas, Benny Mardiansyah, atas dukungan sebagai konsultan teknologi Artificial Intelligence (AI) serta berbagai terobosan inovatif bagi Polres Musi Rawas.

 

Penghargaan lainnya diberikan kepada BNNK Musi Rawas atas sinergitas dalam pemberantasan peredaran narkoba, BPN Kabupaten Musi Rawas atas dukungan data teknis sertifikasi dan saksi ahli dalam penyelesaian sengketa tanah, serta PCNU Kabupaten Musi Rawas atas peran dalam merajut persatuan dan mencegah perpecahan di tengah masyarakat.

 

Kapolres menegaskan, seluruh penghargaan tersebut bukan sekadar bentuk apresiasi, tetapi juga menjadi motivasi agar sinergi dan kinerja seluruh pihak terus dipertahankan dan ditingkatkan.

 

“Pemberian penghargaan ini bukanlah akhir, melainkan sebuah tanggung jawab baru untuk terus mempertahankan dan meningkatkan kinerja. Jadikan momentum ini sebagai motivasi untuk terus memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, bangsa dan negara,” pungkasnya.