Rumah Panggung Warga di Musi Rawas Ludes Terbakar, Diduga Akibat Korsleting Listrik

Hukum, News46 Dilihat

MUSI RAWAS – Musibah kebakaran melanda satu unit rumah panggung milik warga di RT 08, Kelurahan Marga Tunggal, Kecamatan Jayaloka, Kabupaten Musi Rawas, pada Selasa (7/7/2026) sore. Api yang diduga berasal dari korsleting listrik tersebut melahap habis bangunan beserta seluruh perabotan di dalamnya.

 

Peristiwa kebakaran terjadi sekitar pukul 17.30 WIB. Pemilik rumah, Budi (37), yang berprofesi sebagai petani, saat kejadian tengah berada di kebun belakang rumahnya. Api pertama kali diketahui oleh dua orang saksi, yakni Lam (56) dan Effendy, yang melihat kepulan asap dan kobaran api muncul dari area ruang tamu rumah korban.

Diduga kuat, api dipicu oleh hubungan arus pendek listrik (korsleting) yang menyambar tumpukan kardus bekas di dekat titik korsleting. Saksi Lam segera berteriak meminta pertolongan warga sekitar, sementara Effendy bergegas memanggil korban dan menghubungi aparat Polsek serta Koramil Jayaloka.

 

“Kami langsung berupaya memadamkan api dengan alat seadanya bersama warga sembari menunggu bantuan datang,” ujar salah satu saksi di lokasi.

 

Satu unit mobil pemadam kebakaran (Damkar) dari Kecamatan Sukakarya tiba di lokasi sekitar pukul 18.30 WIB. Petugas Damkar bersama anggota Polsek Jayaloka, Koramil, dan warga berjibaku memadamkan api. Berkat kesigapan petugas dan warga, api berhasil dipadamkan sepenuhnya pada pukul 19.10 WIB.

 

Kapolsek Jayaloka, IPTU M. Soleh, S.H., memastikan tidak ada korban jiwa maupun luka-luka dalam peristiwa ini, mengingat saat kejadian penghuni rumah berhasil menyelamatkan diri.

“Korban tinggal bersama istri dan satu anak perempuan. Meski tidak ada korban jiwa, kerugian materiil ditaksir mencapai Rp 150 juta karena rumah panggung ukuran 10×15 meter tersebut beserta perabotan habis terbakar,” jelas IPTU M. Soleh.

Pasca kejadian, personel Polsek Jayaloka telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) awal, memintai keterangan saksi, serta bergotong-royong membantu membersihkan puing-puing sisa kebakaran.