PALEMBANG — Polda Sumatera Selatan menggelar Program BelidA (Bersih Lingkungan dan Asri) secara serentak di tiga wilayah pada Jumat (6/3/2026). Kegiatan ini merupakan implementasi Gerakan Indonesia ASRI (Aman, Sehat, Resik, Indah) yang menjadi agenda nasional dalam menciptakan lingkungan yang bersih, aman, dan tertata.
Pelaksanaan kegiatan berlangsung di Kota Palembang, Kota Lubuklinggau, dan Kabupaten Muara Enim, dengan melibatkan ratusan personel gabungan dari Polri, TNI, serta berbagai instansi pemerintah daerah.
Direktur Binmas Polda Sumsel Kombes Pol Hari Purnomo, S.I.K., S.H., M.H., M.Han., yang bertindak sebagai Kepala Satuan Tugas Gerakan ASRI Polda Sumsel, memimpin koordinasi kegiatan yang dimulai pukul 09.00 WIB.
Penunjukan Dirbinmas sebagai Kasatgas mencerminkan komitmen Polda Sumsel untuk menempatkan program kemasyarakatan sebagai bagian integral dari pelayanan kepolisian kepada masyarakat.
Di Kota Palembang, sebanyak 29 personel Direktorat Samapta Polda Sumsel melaksanakan kegiatan pembersihan lingkungan di Jalan Mayjen 143, Kelurahan Kalidoni, Kecamatan Kalidoni.
Sementara di Kota Lubuklinggau, kegiatan dipusatkan di Jalan Garuda, Kecamatan Lubuklinggau Barat II, dengan melibatkan 100 personel gabungan yang terdiri dari:
* 60 personel Polres Lubuklinggau
* 3 personel TNI
* 8 personel Dinas Pekerjaan Umum
* 10 personel Dinas Lingkungan Hidup
* 5 personel PERKIM
* 5 personel Dinas Perhubungan
* 9 personel Balai Besar Perawatan Jalan Nasional
Kegiatan di wilayah ini dipimpin langsung oleh Wakapolres Lubuklinggau Kompol M. Syamsul Zachri, S.H., M.Si.
Di Kabupaten Muara Enim, kegiatan dipimpin Kapolres Muara Enim AKBP Adithia Bagus A., S.H., S.I.K., M.I.K. bersama personel TNI dan berbagai instansi daerah seperti PT Wika, Balai Besar Jalan Provinsi, Dinas PUPR, Dinas Lingkungan Hidup, Dinas Perhubungan, Satpol PP, serta UPTD Kebersihan dan Pertamanan Kabupaten Muara Enim.
Program BelidA difokuskan pada tiga kegiatan utama yang berdampak langsung pada masyarakat.
Pertama, penambalan jalan berlubang yang berpotensi membahayakan pengguna jalan.
Di Lubuklinggau, tim gabungan berhasil menambal 25 titik lubang jalan di sepanjang Jalan Garuda, mulai dari depan Masjid As-Sala hingga Simpang Jalan Kaswari, menggunakan material aspal.
Di Muara Enim, kegiatan penambalan jalan difokuskan di kawasan sekitar Stasiun Kereta Api Kabupaten Muara Enim.
Kedua, pembersihan sampah dan penataan lingkungan publik dilaksanakan secara serentak di seluruh lokasi kegiatan, mulai dari kawasan Kalidoni Palembang hingga jalur utama di Lubuklinggau dan Muara Enim.
Ketiga, di Muara Enim juga dilaksanakan pembagian takjil kepada masyarakat sebagai bentuk kepedulian sosial Polri di momentum bulan Ramadan 1447 Hijriah.
Program BelidA menunjukkan model kolaborasi lintas sektor yang melibatkan lebih dari sepuluh instansi pemerintah dan lembaga dalam satu kegiatan terpadu.
Polda Sumsel menempatkan diri bukan hanya sebagai aparat penegak hukum, tetapi juga sebagai mitra strategis pemerintah daerah dalam membenahi infrastruktur publik dan meningkatkan kualitas lingkungan hidup masyarakat.
Mobilisasi multi-instansi yang terkoordinasi oleh Satgas Polda Sumsel ini mencerminkan kemampuan Polri dalam menggerakkan sinergi pelayanan publik lintas sektor.
Perbaikan puluhan titik jalan berlubang tersebut diharapkan mampu mengurangi risiko kecelakaan lalu lintas, sekaligus meningkatkan kelancaran mobilitas masyarakat dan aktivitas ekonomi.
Selain itu, kegiatan pembersihan kawasan publik juga memperkuat citra tata kota yang bersih, tertib, dan nyaman bagi masyarakat.
Direktur Binmas Polda Sumsel Kombes Pol Hari Purnomo, S.I.K., S.H., M.H., M.Han. menegaskan bahwa Program BelidA merupakan bentuk nyata kehadiran Polri di tengah masyarakat.
“Program BelidA ini bukan sekadar kegiatan kebersihan biasa. Ini adalah komitmen Polda Sumsel untuk menjadi penggerak nyata di lapangan dalam mendukung agenda nasional Gerakan Indonesia ASRI sekaligus memastikan keselamatan masyarakat di ruang publik,” ujarnya.
Ia menambahkan bahwa perbaikan jalan yang dilakukan melalui kegiatan ini juga bertujuan memberikan kenyamanan bagi masyarakat yang akan melakukan perjalanan mudik maupun arus balik saat merayakan Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah atau Lebaran 2026.
“Perbaikan jalan ini juga untuk memberikan kenyamanan bagi masyarakat yang mudik dan kembali setelah merayakan Hari Raya Idul Fitri. Dengan kondisi jalan yang lebih baik, diharapkan perjalanan masyarakat dapat berlangsung lebih aman dan lancar,” tambah Kombes Pol Hari Purnomo.
Sementara itu, Kabid Humas Polda Sumsel Kombes Pol Nandang Mu’min Wijaya, S.I.K., M.H., menyatakan bahwa kegiatan ini mencerminkan arah kebijakan Kapolda Sumsel dalam memperkuat pendekatan humanis kepolisian.
“Polda Sumsel terus mengakselerasi program yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat. Kami mengajak seluruh elemen masyarakat Sumatera Selatan untuk bersama-sama menjaga kebersihan, keindahan, dan keselamatan lingkungan sebagai fondasi kehidupan yang sejahtera,” ujarnya.






