Polres Lahat Tangani Penemuan Warga Tak Bernyawa di Desa Tanjung Telang Merapi Barat

Hukum, News98 Dilihat

LAHAT — Piket Reskrim bersama Unit Identifikasi Polres Lahat bergerak cepat menindaklanjuti laporan masyarakat terkait penemuan jenazah seorang warga di Desa Tanjung Telang, Kecamatan Merapi Barat, Kabupaten Lahat, Selasa (31/3/2026) sekira pukul 15.00 WIB.

 

Laporan awal diterima melalui Polsek Merapi dan Polres Lahat dari warga setempat yang mengetahui adanya kondisi tidak wajar di kediaman korban.

 

Korban diketahui berinisial A.M. (20), seorang karyawan swasta yang berdomisili di Desa Tanjung Telang. Penemuan jenazah bermula saat ayah korban mencium bau tidak wajar dari bagian belakang rumah, kemudian meminta bantuan warga untuk memeriksa kondisi di dalam kediaman.

 

Setelah pintu berhasil dibuka, korban ditemukan dalam keadaan tidak bernyawa di dalam rumah. Warga yang berada di lokasi kemudian segera melaporkan kejadian tersebut kepada pihak kepolisian.

 

Menindaklanjuti laporan tersebut, personel Polres Lahat langsung mendatangi tempat kejadian perkara (TKP), melakukan pengecekan awal, serta mengumpulkan keterangan dari saksi-saksi di lokasi. Salah satu saksi berinisial R. (46) turut dimintai keterangan guna melengkapi data awal penanganan.

 

Berdasarkan hasil komunikasi dengan pihak keluarga, keluarga menyatakan tidak menghendaki dilakukan autopsi serta tidak berencana menempuh proses hukum. Pernyataan tersebut telah dituangkan dalam surat pernyataan resmi dan dihormati sepenuhnya oleh pihak kepolisian.

 

Kabid Humas Polda Sumatera Selatan Kombes Pol Nandang Mu’min Wijaya, S.I.K., M.H., menyampaikan bahwa jajaran Polres Lahat telah melaksanakan penanganan sesuai prosedur serta mengedepankan pendekatan humanis.

 

“Personel kami merespons cepat laporan masyarakat, melakukan pengecekan TKP, dan pendataan sesuai ketentuan. Kami juga menghormati keputusan keluarga serta menyampaikan duka cita yang mendalam,” ujarnya.

 

Lebih lanjut, Polda Sumatera Selatan mengimbau masyarakat untuk tidak ragu mencari bantuan apabila menghadapi tekanan psikologis atau permasalahan berat.

 

“Jangan hadapi beban hidup sendirian. Keluarga, sahabat, maupun lingkungan sekitar adalah sumber dukungan. Jika membutuhkan bantuan, masyarakat dapat menghubungi layanan kepolisian 110 yang siaga 24 jam,” tambahnya.

 

Situasi di lokasi kejadian dilaporkan dalam keadaan aman dan kondusif, serta seluruh rangkaian penanganan telah dilaksanakan sesuai prosedur yang berlaku.