Polda Sumsel Pastikan Rekrutmen Bersih, 127 Peserta Ikuti Rikkes I Akpol di Jakabaring Sport City

Hukum, News43 Dilihat

PALEMBANG — Jajaran Polda Sumatera Selatan menggelar Pemeriksaan Kesehatan Tahap I (Rikkes I) dalam rangka penerimaan Taruna dan Taruni Akademi Kepolisian Tahun Anggaran 2026 di Sport Science Center Jakabaring Sport City, Selasa (7/4/2026) sejak pukul 06.00 WIB.

 

Sebanyak 127 peserta mengikuti tahapan seleksi ini, terdiri dari 100 calon Taruna dan 27 calon Taruni. Seluruh peserta bersaing secara ketat untuk melanjutkan pendidikan di Akademi Kepolisian melalui proses seleksi yang transparan dan terstandar.

 

Pelaksanaan Rikkes I dipimpin langsung oleh Karo SDM Polda Sumsel, Kombes Pol Sudrajad Hariwibowo, serta melibatkan tim medis dari RS Bhayangkara Palembang. Selain itu, panitia juga menghadirkan pengawas internal dari unsur Pamka dan Pamtup serta pengawas eksternal guna memastikan seluruh proses berjalan objektif dan akuntabel.

 

Pada tahap awal, panitia melakukan absensi peserta dan memberikan arahan teknis sebelum pemeriksaan dimulai. Selanjutnya, peserta mengisi informed consent dan menjalani proses coding anonim yang menjadi kunci transparansi seleksi. Sistem ini menghilangkan identitas peserta selama pemeriksaan sehingga seluruh penilaian murni berdasarkan kondisi kesehatan.

 

Selanjutnya, tim medis melaksanakan tujuh komponen pemeriksaan kesehatan yang meliputi pemeriksaan mata, THT, gigi, komposisi tubuh, tekanan darah, denyut nadi, serta pemeriksaan fisik menyeluruh. Setelah seluruh tahapan selesai, panitia langsung mengumumkan hasil pemeriksaan melalui layar proyektor pada hari yang sama.

 

Langkah ini sekaligus menegaskan komitmen Polda Sumsel dalam menerapkan prinsip rekrutmen bersih dan transparan. Proses seleksi yang terbuka ini sejalan dengan kebijakan Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo melalui program Presisi yang menekankan transparansi, akuntabilitas, dan profesionalisme dalam setiap tahapan penerimaan anggota Polri.

 

Karo SDM Polda Sumsel, Kombes Pol Sudrajad Hariwibowo, menegaskan bahwa seluruh tahapan seleksi dilakukan secara objektif dan dapat dipertanggungjawabkan.

 

“Melalui sistem coding dan pengawasan berlapis, kami memastikan tidak ada intervensi dalam proses seleksi. Semua peserta dinilai murni berdasarkan kondisi kesehatan dan kemampuan masing-masing,” tegasnya.

 

Kapolda Sumatera Selatan, Irjen Pol Sandi Nugroho, juga menekankan pentingnya menjaga integritas dalam setiap tahapan seleksi guna menghasilkan calon perwira Polri yang berkualitas.

 

“Kami ingin memastikan bahwa setiap peserta memiliki kesempatan yang sama. Rekrutmen ini harus bersih, transparan, dan bebas dari praktik KKN sebagai fondasi SDM Polri yang unggul,” ujarnya.

 

Sementara itu, Kabid Humas Polda Sumsel, Kombes Pol Nandang Mu’min Wijaya, menyampaikan bahwa transparansi dalam proses seleksi merupakan investasi jangka panjang bagi institusi.

 

“Proses yang terbuka akan melahirkan personel Polri yang profesional dan dipercaya masyarakat. Ini adalah bagian dari komitmen kami dalam membangun institusi yang presisi,” jelasnya.

 

Saat ini, tahapan Rikkes I menjadi bagian awal dari rangkaian seleksi panjang penerimaan Taruna dan Taruni Akpol 2026 yang akan berlanjut ke tahap berikutnya.

 

Polda Sumatera Selatan memastikan seluruh proses seleksi akan terus berjalan secara profesional, transparan, dan akuntabel guna mencetak generasi Polri yang unggul, berintegritas, serta siap memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.