Ops Ketupat Musi 2026: Sopir Truk Tanki Positif Narkoba Terdeteksi di Prabumulih

Hukum, News77 Dilihat

PALEMBANG — Jajaran Polda Sumatera Selatan menemukan satu pengemudi truk tanki positif mengonsumsi narkoba saat pemeriksaan dalam rangka hari keempat Operasi Ketupat Musi 2026, Senin (16/3/2026).

Temuan tersebut diperoleh dari kegiatan tes urine terhadap 41 pengemudi kendaraan yang dilakukan oleh Polres Prabumulih bersama Badan Narkotika Nasional Kota Prabumulih di Pos Pengamanan RM Siang Malam, Jalan Jenderal Sudirman, Kota Prabumulih.

Dari seluruh pengemudi yang diperiksa, satu orang sopir truk tanki dinyatakan positif narkoba dan langsung diamankan petugas untuk proses hukum lebih lanjut.

Kegiatan pemeriksaan tersebut dipimpin langsung oleh Kepala BNNK Prabumulih AKBP Pauzia bersama Wakapolres Prabumulih Kompol Chindi Helyadi dan melibatkan personel kepolisian, BNNK, serta tenaga kesehatan.

Pemeriksaan terhadap pengemudi dilakukan sebagai langkah preventif untuk memastikan keselamatan pengguna jalan selama arus mudik Lebaran.

Selain pemeriksaan pengemudi, Polda Sumsel juga mengerahkan seluruh satuan tugas untuk mengamankan berbagai simpul transportasi utama yang menjadi titik pergerakan pemudik.

Patroli dilakukan di Terminal Karya Jaya Kertapati, Terminal KM 12, serta di Unit Pelaksana Penimbangan Kendaraan Bermotor (UPPKB) Kertapati dan KM 12.

Sementara itu, Subsatgas Polairud melakukan pemantauan jalur perairan di Dermaga 16 Ilir Palembang, yang menjadi salah satu titik aktivitas transportasi sungai masyarakat.

Pengamanan juga dilakukan di Stasiun Kereta Api Lubuk Linggau, di mana personel Satlantas setempat memberikan pelayanan dan imbauan keselamatan kepada penumpang kereta api yang melakukan perjalanan mudik.

Kapolda Sumsel Irjen Pol Sandi Nugroho menegaskan bahwa temuan sopir truk positif narkoba tersebut menjadi bukti pentingnya pemeriksaan pengemudi selama arus mudik.

“Bayangkan jika pengemudi yang berada di bawah pengaruh narkoba tetap melaju di jalan raya yang dipenuhi pemudik. Pemeriksaan seperti ini adalah langkah nyata untuk menyelamatkan banyak nyawa,” ujarnya.

Kabid Humas Polda Sumsel Kombes Pol Nandang Mu’min Wijaya menambahkan bahwa pemeriksaan terhadap pengemudi kendaraan angkutan umum maupun kendaraan barang akan terus dilakukan secara acak di berbagai titik jalur mudik.

“Kami ingin memastikan setiap pengemudi yang membawa masyarakat berada dalam kondisi sehat, sadar, dan bebas dari pengaruh narkoba. Keselamatan pemudik adalah prioritas utama,” ujarnya.

Polda Sumsel juga mengimbau para pengemudi untuk tidak mengonsumsi narkoba maupun alkohol saat berkendara, memastikan kondisi fisik dalam keadaan prima, serta segera beristirahat apabila merasa lelah selama perjalanan.

Pengamanan terpadu ini akan terus dilaksanakan hingga berakhirnya Operasi Ketupat Musi 2026 guna memastikan seluruh masyarakat dapat melaksanakan perjalanan mudik Idul Fitri dengan aman dan nyaman.