Operasi Ketupat Musi 2026 Dimulai, 199 Personel Polda Sumsel Siap Amankan Mudik

Hukum, News, Pemerintahan21 Dilihat

 

PALEMBANG — Polda Sumatera Selatan resmi memulai Operasi Ketupat Musi 2026 dengan menggelar apel harian perdana personel Satuan Tugas operasi pada Jumat (13/3/2026) pagi di halaman samping Gedung Presisi Polda Sumsel.

Sebanyak 199 personel satgas hadir lengkap dalam apel tersebut, menandai kesiapan penuh jajaran Polda Sumsel dalam menjalankan operasi pengamanan Idul Fitri 1447 H di wilayah Sumatera Selatan.

Operasi Ketupat Musi 2026 dilaksanakan selama 13 hari, mulai 13 Maret hingga 25 Maret 2026, untuk mengamankan seluruh rangkaian kegiatan masyarakat selama periode arus mudik dan arus balik Lebaran.

Apel perdana tersebut dipimpin oleh AKBP Arief Wibowo selaku Kepala Sekretariat Operasi Daerah (Kaset Opsda) Operasi Ketupat Musi 2026.

Dalam arahannya, Arief Wibowo menegaskan bahwa apel pagi wajib dilaksanakan setiap hari selama operasi berlangsung sebagai bagian dari mekanisme pengendalian operasional.

Melalui apel tersebut, pimpinan operasi dapat memastikan seluruh personel dalam kondisi siap bertugas serta memahami tugas dan tanggung jawab masing-masing di lapangan.

Ia juga meminta setiap satuan tugas menunjuk operator khusus untuk memastikan sistem pelaporan harian operasi berjalan tertib dan terstruktur.

Selain itu, Polda Sumsel menyiapkan mekanisme analisis dan evaluasi (Anev) secara berkala guna memantau perkembangan situasi selama pelaksanaan Operasi Ketupat Musi 2026.

Seluruh kepala satgas dan perangkat operasi diwajibkan hadir dalam kegiatan evaluasi tersebut guna memastikan koordinasi berjalan optimal.

Pada hari pertama operasi, perhatian juga diarahkan pada rencana kedatangan Tim Supervisi Mabes Polri yang dijadwalkan melakukan pemantauan pelaksanaan Operasi Ketupat Musi di wilayah Sumatera Selatan.

Kapolda Sumsel Irjen Pol Sandi Nugroho menegaskan bahwa apel harian menjadi instrumen penting dalam memastikan kesiapsiagaan personel selama operasi berlangsung.

“Apel harian merupakan bagian dari pengendalian operasional. Melalui apel ini kami memastikan seluruh personel dalam kondisi siap, sehat, dan memahami tugas masing-masing dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” ujar Sandi Nugroho.

Sementara itu, Kabid Humas Polda Sumsel Kombes Pol Nandang Mu’min Wijaya menegaskan bahwa seluruh personel yang terlibat dalam Operasi Ketupat Musi 2026 telah menerima arahan teknis sebelum pelaksanaan operasi.

Menurutnya, setiap perwira yang tercantum dalam surat perintah operasi bertanggung jawab mengendalikan anggotanya agar pelaksanaan operasi berjalan efektif dan terkoordinasi.

“Kami memastikan setiap satgas bekerja secara terstruktur dan melaporkan perkembangan situasi secara berkala selama operasi berlangsung,” ujar Nandang.

Polda Sumsel juga mengimbau masyarakat yang melakukan perjalanan mudik untuk memanfaatkan pos pengamanan dan pos pelayanan yang telah disiapkan di sepanjang jalur mudik.

Melalui Operasi Ketupat Musi 2026, Polda Sumatera Selatan bersama seluruh unsur lintas sektoral berkomitmen menghadirkan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat selama perayaan Idul Fitri.