Kedai “DEKAT” Jadi Simbol Pendekatan Humanis Polri Presisi di OKU Selatan

Hukum, News, Pemerintahan76 Dilihat

MUARADUA — Polda Sumatera Selatan terus memperkuat pendekatan humanis dalam menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas). Sejalan dengan arahan Kapolda Sumsel Irjen Pol Dr. Sandi Nugroho, S.I.K., S.H., M.Hum., Polres OKU Selatan menghadirkan inovasi pelayanan publik melalui peluncuran Kedai “DEKAT” (Dedikasi, Etika, Kolaborasi, Aksi, Terpercaya) sebagai ruang sosial, pusat komunikasi, dan layanan gratis bagi berbagai komunitas masyarakat.

 

Program ini diinisiasi langsung oleh Kapolres OKU Selatan AKBP I Made Redi Hartana, S.H., S.I.K., M.I.K. dan resmi diluncurkan pada Sabtu, 28 Maret 2026, pukul 09.00 WIB, bertempat di depan Gerbang Perumahan Griya 1 Permai, Muaradua, Kabupaten OKU Selatan.

 

Kehadiran Kedai “DEKAT” merupakan implementasi nyata dari arahan pimpinan Polri untuk memperkuat hubungan emosional antara polisi dan masyarakat melalui konsep “ruang ketiga” (third place), yakni ruang netral yang memungkinkan dialog santai, interaksi sosial, serta penyampaian aspirasi kamtibmas secara lebih terbuka dan akrab.

 

Lokasi yang dipilih dinilai strategis karena mudah dijangkau oleh komunitas ojek pangkalan, pemuda, mahasiswa, pekerja, dan warga sekitar. Dengan konsep tanpa sekat, Polri ingin memastikan kehadirannya benar-benar dirasakan langsung oleh masyarakat.

 

Dalam operasionalnya, Kedai “DEKAT” menyediakan berbagai layanan gratis, di antaranya kopi dan teh, akses WiFi, cek kesehatan atau cek tensi, pengisian angin kompresor, hingga fasilitas cuci motor mandiri (self service). Seluruh layanan tersebut disiapkan untuk mendukung aktivitas masyarakat sekaligus mempererat kemitraan Polri dengan komunitas lokal.

 

Kedai ini juga akan difungsikan sebagai wadah resmi program “Jumat Curhat”, di mana Kapolres bersama Pejabat Utama (PJU) Polres OKU Selatan hadir secara berkala untuk mendengar langsung masukan, keluhan, dan kebutuhan warga terkait kamtibmas.

 

Kapolres OKU Selatan AKBP I Made Redi Hartana menegaskan bahwa inovasi ini bertujuan mendekatkan jarak sosial antara polisi dan masyarakat.

 

“Kedai DEKAT adalah ruang sosial untuk mendekatkan jarak antara Polisi dengan masyarakat sehingga dapat meningkatkan hubungan emosional, keakraban, serta membangun kepercayaan masyarakat,” ujarnya.

 

Peluncuran program ini mendapat sambutan positif dari komunitas ojek pangkalan dan unsur kepemudaan yang merasa terbantu dengan tersedianya tempat istirahat, akses internet, serta dukungan teknis kendaraan yang dapat dimanfaatkan setiap hari.

 

Sementara itu, Kabid Humas Polda Sumatera Selatan Kombes Pol Nandang Mu’min Wijaya, S.I.K., M.H., menegaskan bahwa program tersebut mencerminkan komitmen kuat Polda Sumsel dalam menghadirkan pelayanan publik yang inovatif dan partisipatif.

 

“Sesuai arahan Bapak Kapolda Sumsel, setiap jajaran diinstruksikan untuk terus berinovasi secara partisipatif sehingga Polri benar-benar hadir sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat di tengah kehidupan sosial warga,” tegas Nandang.

 

Kegiatan launching yang dihadiri oleh PJU Polres OKU Selatan, tokoh pemuda, mahasiswa, insan pers, dan berbagai perwakilan komunitas tersebut berakhir pada pukul 10.30 WIB dalam situasi aman, tertib, dan kondusif.

 

Polda Sumatera Selatan memastikan inovasi seperti Kedai “DEKAT” akan terus dikembangkan sebagai model pelayanan publik Polri Presisi yang memperkuat kepercayaan masyarakat, mendorong partisipasi warga, dan menjaga kamtibmas tetap kondusif hingga ke tingkat komunitas.