Kapolda Sumsel Pastikan Tol Kapal Betung Siap Hadapi Arus Mudik Nasional

Hukum, News37 Dilihat

 

Palembang — Kapolda Sumatera Selatan Irjen Pol Dr. Sandi Nugroho, S.I.K., S.H., M.Hum. memastikan kesiapan jalur strategis Tol Kapal Betung sebagai koridor penting arus mudik nasional di Pulau Sumatera menjelang pelaksanaan Operasi Ketupat 2026.

Untuk memastikan kesiapan tersebut, Kapolda Sumsel turun langsung melakukan pengecekan jalur tol bersama jajaran Forkopimda Sumatera Selatan pada Selasa pagi. Peninjauan ini dilakukan untuk memverifikasi kondisi infrastruktur jalan tol, fasilitas pendukung pemudik, serta kesiapan pengamanan di sejumlah titik strategis sepanjang jalur tersebut.

Tol Kapal Betung sendiri merupakan salah satu jalur utama yang menghubungkan pergerakan kendaraan dari arah Lampung menuju Palembang dan wilayah Sumatera Selatan lainnya, sehingga memiliki peran penting dalam kelancaran mobilitas pemudik di kawasan Sumatera bagian selatan.

Dalam peninjauan tersebut, Kapolda Sumsel bersama rombongan menelusuri jalur tol dari Talang Kelapa, Musi Landas, rest area tol, Jembatan Musi V, Kramasan hingga Kayu Agung.

Pengecekan ini mencakup kondisi fisik jalan, kesiapan rest area, fasilitas keselamatan, serta titik-titik yang berpotensi menjadi simpul kepadatan kendaraan saat arus mudik berlangsung.

Kapolda Sumsel menegaskan bahwa pengecekan lapangan merupakan bagian dari langkah antisipatif untuk memastikan seluruh unsur terkait siap menghadapi lonjakan mobilitas masyarakat selama Ramadan dan Idul Fitri.

“Kami memastikan seluruh jalur tol dalam kondisi siap dan seluruh unsur terkait telah berkoordinasi langsung di lapangan. Keselamatan dan kenyamanan para pemudik menjadi prioritas utama dalam Operasi Ketupat 2026,” ujar Irjen Pol Sandi Nugroho.

Kapolda juga menginstruksikan jajaran untuk memetakan titik rawan kemacetan, menyiapkan skema rekayasa lalu lintas yang adaptif, serta meningkatkan pelayanan di rest area guna mendukung kenyamanan pemudik.

Peninjauan jalur tol ini turut melibatkan sejumlah unsur Forkopimda Sumatera Selatan, antara lain Gubernur Sumatera Selatan Dr. H. Herman Deru, S.H., M.M., Pangdam II/Sriwijaya Mayjen TNI Ujang Darwis, M.D.A., serta instansi terkait seperti Dinas PU Bina Marga, Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional, Dinas Perhubungan, Jasa Raharja, dan pengelola jalan tol.

Kapolda Sumsel juga didampingi sejumlah pejabat utama Polda Sumsel, di antaranya Karo Ops Kombes Pol Muhammad Anis Prasetio Santoso, Dir Lantas Kombes Pol Maesa Soegriwo, Dir Samapta Kombes Pol M. Rendra Salipu, serta Kabid Humas Kombes Pol Nandang Mu’min Wijaya.

Kehadiran berbagai unsur ini menunjukkan kuatnya koordinasi lintas sektor dalam memastikan kesiapan jalur mudik di wilayah Sumatera Selatan.

Sebagai bagian dari jaringan tol Trans Sumatera, Tol Kapal Betung menjadi koridor penting bagi mobilitas kendaraan antarprovinsi di kawasan Sumatera bagian selatan.

Kesiapan jalur ini tidak hanya berdampak pada kelancaran arus mudik menuju Palembang, tetapi juga pada pergerakan kendaraan dari dan menuju provinsi lain di Pulau Sumatera.

Langkah proaktif Kapolda Sumsel meninjau langsung jalur tersebut menjadi bagian dari strategi pengamanan yang memastikan seluruh potensi kerawanan dapat diantisipasi sebelum puncak arus mudik berlangsung.

Kabid Humas Polda Sumsel Kombes Pol Nandang Mu’min Wijaya, S.I.K., M.H. menegaskan bahwa pengecekan jalur tol merupakan bagian dari rangkaian persiapan Operasi Ketupat 2026 yang dilakukan secara terstruktur.

“Kapolda Sumsel telah menginstruksikan seluruh jajaran untuk memastikan kesiapan pengamanan mudik dilakukan secara maksimal. Masyarakat dapat mudik dengan tenang karena aparat sudah lebih dahulu hadir memastikan kesiapan jalur,” ujar Kombes Pol Nandang.

Dengan koordinasi lintas sektor dan kesiapan infrastruktur yang terus dimatangkan, Polda Sumsel optimistis pelaksanaan Operasi Ketupat 2026 di wilayah Sumatera Selatan dapat berjalan aman, lancar, dan kondusif.