Door to Door Cegah Karhutla, Polres Muara Enim Edukasi Warga hingga Salurkan Bansos

Hukum, News49 Dilihat

MUARA ENIM — Polda Sumatera Selatan melalui Polres Muara Enim memperkuat pencegahan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) dengan pendekatan langsung kepada masyarakat. Melalui Polsek Gelumbang, personel mendatangi rumah warga secara door to door untuk memberikan edukasi pencegahan karhutla sekaligus menyalurkan bantuan sosial kepada warga lanjut usia di Desa Pelempang, Kecamatan Kelekar, Kabupaten Muara Enim, Senin (31/8/2026).

 

Kegiatan dipimpin Kapolsek Gelumbang Iptu Budianto, S.H., dengan melibatkan personel Polsek Gelumbang, Bhabinkamtibmas, mahasiswa S-2 STIK PTIK, siswa SIP, pemerintah kecamatan dan desa, serta Babinsa.

 

Dalam kegiatan tersebut, petugas menyampaikan secara langsung kepada masyarakat mengenai bahaya dan dampak karhutla. Warga diajak meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan serta bersama-sama mencegah kebakaran, khususnya dengan tidak membuka maupun membersihkan lahan menggunakan cara membakar.

 

Pendekatan door to door dilakukan agar pesan pencegahan tidak berhenti pada kegiatan sosialisasi umum, tetapi dapat diterima langsung oleh keluarga di lingkungan tempat tinggal. Melalui komunikasi dari rumah ke rumah, masyarakat diharapkan memahami bahwa pencegahan karhutla dapat dimulai dari lingkungan masing-masing.

 

Selain memberikan edukasi, rombongan juga menyalurkan bantuan sosial kepada warga lanjut usia di Desa Pelempang. Kegiatan tersebut memadukan upaya preventif pencegahan karhutla dengan kepedulian sosial sebagai bentuk kehadiran Polri di tengah masyarakat.

 

Kehadiran mahasiswa S-2 STIK PTIK dan siswa SIP dalam kegiatan tersebut turut menjadi sarana pembelajaran lapangan mengenai pendekatan kepolisian kepada masyarakat. Mereka berinteraksi langsung dengan warga sekaligus terlibat dalam penyampaian pesan pencegahan karhutla.

 

Kapolsek Gelumbang Iptu Budianto, S.H. bersama personel menekankan pentingnya keterlibatan masyarakat dalam mencegah kebakaran sejak dini. Edukasi diarahkan agar warga memahami risiko pembakaran lahan dan segera mengambil langkah apabila menemukan potensi kebakaran di lingkungan sekitar.

 

Kabid Humas Polda Sumatera Selatan Kombes Pol. Nandang Mu’min Wijaya, S.I.K., M.H., menegaskan pencegahan karhutla membutuhkan keterlibatan masyarakat sejak dari tingkat desa dan keluarga.

 

“Pendekatan door to door menjadi salah satu cara untuk menyampaikan edukasi secara langsung kepada masyarakat. Kami mengajak seluruh warga untuk tidak membuka lahan dengan cara membakar serta segera melaporkan apabila menemukan titik api atau potensi kebakaran di lingkungannya,” ujar Kabid Humas Polda Sumatera Selatan Kombes Pol. Nandang Mu’min Wijaya, S.I.K., M.H.

 

Menurutnya, kegiatan yang dirangkaikan dengan pemberian bantuan sosial juga menjadi bagian dari pendekatan humanis kepolisian untuk membangun komunikasi dan kedekatan dengan masyarakat.

 

“Pencegahan karhutla harus dilakukan bersama. Dengan komunikasi yang baik antara Polri, TNI, pemerintah daerah, perangkat desa dan masyarakat, kami berharap potensi kebakaran dapat dicegah sedini mungkin,” tambahnya.

 

Polda Sumatera Selatan melalui jajaran kewilayahan akan terus mengedepankan langkah pencegahan berbasis masyarakat, termasuk edukasi langsung di wilayah rawan karhutla. Kolaborasi antara Polri, TNI, pemerintah daerah, perangkat desa dan masyarakat diharapkan mampu memperkuat kesiapsiagaan sekaligus mencegah kebakaran hutan dan lahan sejak dari tingkat lingkungan.