24/7 Nyago Bumi Sriwijaya, Polda Sumsel Masifkan Edukasi dan Mitigasi Karhutla

Hukum, News23 Dilihat

PALEMBANG — Polda Sumatera Selatan terus memperkuat langkah pencegahan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) melalui patroli, imbauan, dan sosialisasi kepada masyarakat di berbagai wilayah rawan, Senin (14/9/2026). Upaya tersebut menjadi bagian dari komitmen “24/7 Nyago Bumi Sriwijaya” untuk memastikan pencegahan dan deteksi dini karhutla berjalan secara berkelanjutan.

 

Dalam kegiatan mitigasi karhutla yang dilaksanakan pada Senin (14/9/2026), jajaran Polda Sumsel mencatat sebanyak 374 kegiatan. Kegiatan tersebut terdiri atas 189 patroli, 99 kegiatan imbauan, dan 86 kegiatan sosialisasi kepada masyarakat.

 

Patroli dilakukan untuk memantau kawasan yang memiliki potensi karhutla sekaligus mendeteksi sedini mungkin apabila ditemukan indikasi munculnya titik api. Sementara kegiatan imbauan dan sosialisasi diarahkan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat agar tidak melakukan pembakaran hutan maupun lahan serta bersama-sama menjaga lingkungan.

 

Langkah preventif tersebut menjadi bagian dari strategi Polda Sumsel dalam menangani karhutla secara menyeluruh. Penanganan tidak hanya dilakukan ketika kebakaran telah terjadi, tetapi dimulai dari pencegahan, pemantauan, deteksi dini, hingga membangun partisipasi masyarakat dalam menjaga wilayah masing-masing.

 

Kabid Humas Polda Sumatera Selatan Kombes Pol. Nandang Mu’min Wijaya, S.I.K., M.H., menegaskan bahwa seluruh jajaran terus diarahkan untuk meningkatkan kegiatan mitigasi, terutama pada wilayah yang memiliki kerawanan karhutla.

 

“Patroli, imbauan dan sosialisasi terus kami tingkatkan sebagai langkah pencegahan. Personel di lapangan juga mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga wilayahnya dan segera melaporkan apabila menemukan titik api maupun aktivitas yang berpotensi menimbulkan karhutla,” ujar Nandang.

 

Menurutnya, keterlibatan masyarakat menjadi salah satu faktor penting dalam mencegah kebakaran agar tidak meluas. Karena itu, masyarakat diimbau untuk tidak membuka lahan dengan cara membakar serta segera memberikan informasi kepada kepolisian atau petugas terkait apabila menemukan potensi kebakaran di lingkungan sekitarnya.

 

Upaya pencegahan juga terus diperkuat melalui kolaborasi dengan berbagai unsur di lapangan. Kehadiran personel secara langsung di wilayah rawan diharapkan dapat meningkatkan kewaspadaan sekaligus mempercepat respons apabila ditemukan potensi karhutla.

 

Dengan semangat “24/7 Nyago Bumi Sriwijaya”, Polda Sumsel bersama seluruh jajaran berkomitmen untuk terus hadir melakukan pencegahan, pengawasan, dan penanganan karhutla secara berkelanjutan. Langkah tersebut dilakukan untuk menjaga keamanan dan keselamatan masyarakat sekaligus melindungi lingkungan serta ekosistem di wilayah Sumatera Selatan.(Marzulian)